Justin Sun Menang Gugatan Pencemaran Nama Baik, Beijing Court Perintahkan Sina untuk Minta Maaf

Pengadilan Beijing memenangkan gugatan Justin Sun atas pencemaran nama baik oleh Sina. Media keuangan itu diperintahkan menghapus tuduhan, meminta maaf, dan membayar ganti rugi.

article author image

KikiMar 5, 2025

article cover image

Setelah bertahun-tahun menghadapi tuduhan miring, pendiri TRON, Justin Sun, akhirnya memenangkan gugatan pencemaran nama baik terhadap Beijing SINA Internet Information Service Co. Ltd., operator finance.sina.com. Keputusan Beijing Internet Court pada 31 Desember 2024 menandai akhir dari pertempuran hukum selama enam tahun, yang dimulai dari serangkaian laporan media yang menuduh Sun terlibat dalam praktik ilegal seperti insider trading serta penyelidikan oleh IRS dan FBI.

Putusan ini menjadi titik balik besar bagi Sun, yang selama bertahun-tahun berjuang membersihkan namanya dari berbagai tuduhan kontroversial yang menyelimuti reputasinya di dunia kripto.

Gugatan Berawal dari Tuduhan Tanpa Bukti

Kasus ini bermula pada 2017, ketika Sina menerbitkan beberapa artikel yang menuding Justin Sun sebagai tokoh kontroversial yang diduga terlibat dalam berbagai skandal keuangan. Tuduhan ini semakin meluas seiring berjalannya waktu, dengan publikasi yang terus berulang antara 2017 hingga 2022.

Merasa dirugikan, Sun akhirnya mengambil langkah hukum dengan mengajukan gugatan pada Maret 2022. Dalam pernyataannya, ia menyebut serangan media terhadapnya sebagai “rentetan informasi palsu yang terus-menerus menghantam reputasinya.”

“Prasangka orang-orang itu seperti gunung yang menjulang tinggi, dan butuh semangat ‘orang tua bodoh yang memindahkan gunung’ untuk menghancurkannya,” ujar Sun dalam pernyataan videonya, mengutip fabel Tiongkok untuk menggambarkan ketekunannya menghadapi kasus ini.

Putusan Pengadilan Sina Harus Minta Maaf dan Bayar Denda

Dalam putusan akhir, pengadilan memerintahkan Sina untuk:

Menghapus semua konten yang berisi tuduhan terhadap Justin Sun.

Menerbitkan permintaan maaf publik selama 72 jam di platform mereka.

Membayar ganti rugi sebesar 20.000 RMB ($2.800) untuk kompensasi emosional, ditambah biaya lainnya, dengan total lebih dari 30.000 RMB ($4.200).

Meski angka kompensasi ini relatif kecil dibandingkan skala kasusnya, kemenangan ini lebih bersifat simbolis. Sun menekankan bahwa keputusan pengadilan ini menjadi bukti sahih bahwa berbagai rumor yang selama ini beredar tentang dirinya adalah tidak benar.

Lebih lanjut, pengadilan menyoroti bahwa Sina gagal melakukan verifikasi sebelum menerbitkan laporan mereka, yang menjadi peringatan bagi jurnalisme keuangan untuk tetap berpegang pada standar profesional dalam menyajikan fakta dan bukan spekulasi.

Implikasi Besar bagi Reputasi Justin Sun dan TRON

Putusan ini menjadi poin penting bagi Sun dan TRON DAO di tengah sorotan regulasi yang semakin ketat terhadap industri kripto. Sun bahkan mengisyaratkan bahwa TRON juga tengah menjalin komunikasi dengan SEC (Securities and Exchange Commission) AS untuk menemukan solusi terkait kepatuhan regulasi.

“Baru-baru ini, SEC juga menghubungi kami untuk mencari solusi terbaik,” ungkap Sun dalam pernyataannya, mengindikasikan bahwa ia mulai mengambil langkah lebih aktif dalam urusan hukum dan regulasi.

Kemenangan ini juga bisa menjadi katalis bagi penerimaan TRON secara institusional, terutama di tengah peningkatan adopsi blockchain oleh berbagai perusahaan besar dan regulator global. TRON DAO pun menyambut baik keputusan pengadilan ini, dengan menyatakan bahwa putusan tersebut menegaskan kepemimpinan TRON dalam industri dan bisa menjadi preseden hukum untuk melawan laporan negatif yang tidak berdasar terhadap proyek blockchain lain.

Sina Memilih Tidak Banding, Akhiri Sengketa 6 Tahun

Yang menarik, Sina memilih untuk tidak mengajukan banding atas putusan ini sebelum batas waktu 26 Februari 2025, yang secara efektif mengakhiri pertarungan hukum ini.

Keputusan Sina untuk tidak memperpanjang kasus ini bisa diartikan sebagai pengakuan tidak langsung atas kekeliruan mereka dalam menerbitkan laporan tersebut. Langkah ini juga menjadi peringatan keras bagi media keuangan bahwa mereka bisa dihadapkan pada konsekuensi hukum serius jika menyebarkan informasi yang tidak terverifikasi.

Bukan Kemenangan Pertama Sun dalam Kasus Pencemaran Nama Baik

Ini bukan pertama kalinya Justin Sun menang dalam kasus hukum semacam ini. Pada Juni 2024, ia juga memenangkan gugatan pencemaran nama baik melawan Chongqing Business Media Group, yang sebelumnya menuduhnya terlibat dalam insider trading.

Dua kemenangan ini menandakan bahwa Sun semakin serius dalam melawan kampanye negatif yang menargetkan dirinya. Dengan putusan terbaru ini, Sun berharap reputasinya sebagai salah satu tokoh utama di industri kripto bisa pulih setelah bertahun-tahun digempur oleh rumor dan spekulasi.

Akankah Reputasi Sun Benar-Benar Pulih?

Meskipun kemenangan ini memberi kelegaan hukum bagi Justin Sun, tetap ada tantangan besar ke depan. TRON masih menghadapi berbagai isu regulasi, terutama di Amerika Serikat, di mana SEC semakin memperketat pengawasan terhadap proyek blockchain besar.

Namun, keputusan pengadilan Beijing ini bisa menjadi pijakan penting bagi Sun untuk membangun kembali reputasi dan kredibilitasnya. Dengan komunikasi yang sedang berlangsung dengan SEC, tampaknya Sun mencoba membuka babak baru dalam perjalanan TRON sebagai ekosistem blockchain yang lebih matang dan patuh regulasi.

Apakah kemenangan ini cukup untuk menghapus semua kontroversi yang melekat pada Justin Sun? Waktu yang akan menjawabnya.

Apa pendapatmu? Apakah kemenangan hukum ini akan memperbaiki citra Justin Sun di dunia kripto?

Nanovest News v3.23.2