SEC Mendadak Batalkan Gugatan terhadap Coinbase, Ada Apa di Balik Pergeseran Regulasi Kripto?
SEC secara mengejutkan mencabut gugatan terhadap Coinbase, Kraken, dan Ripple. Apakah regulator mulai bersikap lebih lunak terhadap industri kripto?

Kiki • Mar 4, 2025

Dalam langkah yang mengejutkan industri kripto, Komisi Sekuritas dan Bursa Amerika Serikat (SEC) secara resmi mencabut gugatan terhadap Coinbase Inc. dan Coinbase Global Inc. pada 27 Februari 2024. Keputusan ini terjadi di tengah perubahan arah regulasi SEC terhadap aset digital, yang sebelumnya dikenal dengan pendekatan agresif berbasis penegakan hukum.
Pembatalan ini menyusul pembentukan Crypto Task Force pada 21 Januari, sebuah inisiatif baru yang bertujuan untuk mengembangkan kerangka regulasi yang lebih terstruktur bagi sektor kripto. Apakah ini tanda bahwa SEC mulai melunak terhadap industri kripto, atau hanya strategi sementara?
Regulasi Kripto: Dari Represif ke Kolaboratif?
Dalam pernyataan resminya, Penjabat Ketua SEC, Mark T. Uyeda, mengakui bahwa selama bertahun-tahun, SEC lebih banyak mengatur kripto melalui tindakan hukum tanpa keterlibatan publik yang memadai.
“Sudah waktunya bagi Komisi untuk memperbaiki pendekatan dan mengembangkan kebijakan kripto dengan lebih transparan. Crypto Task Force dibentuk untuk mencapai tujuan tersebut,” ujar Uyeda.
Meskipun begitu, SEC menegaskan bahwa pembatalan gugatan ini tidak berarti Coinbase terbebas dari tuduhan atau menjadi bentuk validasi terhadap praktik bisnisnya. SEC juga menambahkan bahwa unit Cyber and Emerging Technologies tetap melanjutkan investigasi terhadap potensi kasus penipuan terkait blockchain dan aset digital.
Coinbase, salah satu bursa kripto terbesar di AS, telah lama berhadapan dengan regulator terkait kewenangan SEC dalam mengatur sektor kripto. Keputusan ini bisa menjadi titik balik penting dalam hubungan antara industri kripto dan pemerintah AS.
Gugatan Lain Pun Dibatalkan, Sinyal Baru dari SEC?
Coinbase bukan satu-satunya perusahaan yang mendapat “angin segar” dari SEC. Beberapa perusahaan kripto lainnya, termasuk Kraken dan Ripple Labs, juga baru-baru ini melihat gugatan terhadap mereka dicabut oleh regulator.
Langkah ini muncul di tengah tekanan besar dari Kongres AS dan pelaku industri yang menuntut regulasi yang lebih jelas dan tidak sekadar berbasis tindakan hukum. Beberapa pengamat berpendapat bahwa perubahan ini bisa menjadi indikasi bahwa SEC akhirnya menyadari pentingnya pendekatan yang lebih kolaboratif dalam mengatur kripto.
Namun, SEC tetap menegaskan bahwa keputusan ini tidak mengubah sikapnya terhadap kasus-kasus hukum kripto lainnya yang masih berjalan.
Implikasi Bagi Pasar Kripto dan Masa Depan Regulasi
Langkah SEC ini bisa memberikan dampak besar bagi industri kripto di AS. Dengan pendekatan regulasi yang lebih terbuka, industri ini berpotensi tumbuh lebih cepat tanpa ancaman tindakan hukum mendadak dari regulator.
Dari sisi harga, pasar kripto kemungkinan akan merespons positif kabar ini. Bitcoin (BTC) dan Ethereum (ETH) bisa mendapatkan momentum baru, terutama jika regulator AS mulai menerapkan kebijakan yang lebih pro-kripto.
Lebih luas lagi, perubahan sikap SEC ini bisa memicu negara lain untuk meninjau kembali kebijakan mereka terhadap aset digital. Dengan AS sebagai salah satu pemain utama dalam regulasi keuangan global, langkah SEC ini bisa menjadi preseden penting bagi negara lain yang ingin mengatur kripto dengan lebih seimbang.
Apakah Ini Babak Baru Regulasi Kripto?
Keputusan SEC untuk mencabut gugatan terhadap Coinbase dan beberapa perusahaan kripto lainnya bisa menjadi tanda awal dari era regulasi kripto yang lebih transparan dan inklusif.
Namun, pertanyaannya adalah: Apakah ini benar-benar perubahan permanen, atau hanya strategi sementara untuk meredam kritik sebelum SEC kembali dengan kebijakan yang lebih ketat?
Satu hal yang pasti, dunia kripto kini memasuki fase baru dalam hubungannya dengan regulator. Semua mata akan tertuju pada bagaimana Crypto Task Force bekerja dan apakah regulasi baru yang lebih jelas akhirnya akan hadir di AS.