Mengapa Harga Crypto Fluktuatif? Ini Alasannya Menurut Ahli!

Apa Itu Airdrop pada Cryptocurrency? Ini Pengertian dan Jenisnya

Harga crypto memang relatif lebih fluktuatif dibandingkan dengan instrumen investasi lainnya, seperti emas, pasar uang, obligasi, bahkan saham. Pasalnya, sistem cryptocurrency menganut prinsip pasar bebas tanpa intervensi dari pihak ketiga seperti pemerintah atau bank sentral. Sehingga, tidak ada pihak yang berusaha mengontrol harganya. Tidak heran, harga mata uang ini bisa naik turun secara drastis.

Fluktuasi harga ini bisa jadi sebuah keunggulan, tapi juga bisa jadi kerugian. Prinsip dalam berinvestasi adalah high risk high return, low risk low return. Artinya, semakin besar peluang keuntungan, maka semakin besar juga peluang kerugian. Berlaku pula sebaliknya.

Harga crypto yang fluktuatif membuat mata uang ini tergolong ke dalam instrumen investasi yang high risk high return. Makanya, investasi di cryptocurrency cocok untuk investor dengan profil risiko tinggi.

Nah, sebenarnya, hal apa sih yang menjadi penyebab harga crypto menjadi fluktuatif? Lalu, apa yang bisa kita lakukan untuk mengantisipasi risiko kerugian? Untuk lebih jelasnya, mari simak artikel berikut ini.

Penyebab harga crypto fluktuatif menurut para ahli

Menurut para ahli, perubahan harga crypto secara drastis dipengaruhi oleh beberapa hal berikut.

Cryptocurrency adalah teknologi yang baru

Sebagai teknologi baru, awalnya kripto hanya akan dikenal segelintir orang. Lama-kelamaan, setelah makin banyak orang yang tahu, mata uang ini mengalami hype di pasaran. Banyak investor yang berbondong-bondong membeli uang kripto sehingga menyebabkan harganya meningkat drastis. 

Menurut Taylor Tepper, Staf Konsultan Forbes, ada banyak juga perusahaan yang menyambut teknologi cryptocurrency dan membuat harganya naik. Contohnya Mastercard yang memfasilitasi pembayaran Bitcoin hingga El Savador dan Tesla yang menerima pembayaran dengan Bitcoin.

Tingkat penjualan mata uang di pasaran

David McNeal, pemilik akun The Crypto Writer menyatakan kalau tingkat penjualan Bitcoin di pasaran mempengaruhi harga jualnya. Maksudnya, makin banyak orang-orang menjual BTC, maka nilainya akan turun. Hal ini mengikuti hukum penawaran dan permintaan. Jika penawaran lebih besar daripada permintaan, maka harga akan turun.

Salah satu kasus yang bisa kamu pelajari adalah ketika FBI menyita mata uang kripto dari praktek keuangan ilegal dan melelang aset kripto tersebut di bawah harga pasar. Hal ini bikin harga aset secara keseluruhan berkurang.

Suplai terbatas, permintaan tinggi

Kebanyakan mata uang kripto jumlahnya terbatas, seperti mata uang Bitcoin yang hanya tersedia 21 juta saja. Menurut Ofir Beigel dari Bitcoins, hal tersebut bisa mempengaruhi harganya. Berhubung popularitas BTC semakin meningkat, permintaannya jadi tinggi dan membuat harganya melambung tinggi.

Ketidakpastian nilai di masa depan

Menurut Nathan Reiff, penulis Investopedia lulusan Yale University, fluktuasi harga crypto disebabkan oleh keraguan investor pada alat bayar tersebut. Masa depan cryptocurrency dinilai masih belum pasti karena regulasi pemerintah yang masih samar dan perubahan sentimen pasar yang kerap bergejolak.

Karakter investor

Umumnya, investor pasar uang kripto relatif pemula di bidang investasi karena untuk membeli cryptocurrency kamu tidak membutuhkan modal banyak seperti investasi di properti. Menurut Maxim Manturov, Kepala Penelitian Investasi Freedom Finance, karakter investor pemula cenderung mudah terpancing emosi sehingga relatif terhadap pergerakan harga. Hal ini membuat harga mata uang kripto semakin fluktuatif.

Pendapat tokoh berpengaruh

Beberapa tokoh memang memiliki pengaruh yang sangat besar terhadap pasar kripto. Sebut saja Elon Musk, yang bisa meningkatkan permintaan dan penawaran pada Bitcoin dan Dogecoin secara drastis hanya melalui postingan di Twitter pribadinya. Penulis dari Berkman Klein Primavera De Filippi bilang bahwa mata uang kripto memang relatif rentan terhadap komentar tokoh berpengaruh.

Regulasi pemerintah

Mantan Direktur Penelitian Fidelity Digital Assets Ria Bhutoria mengatakan fluktuasi mata uang kripto merupakan konsekuensi dari pasar bebas tanpa intervensi. Sistem mata uang kripto adalah terdesentralisasi, jadi tanpa melibatkan pihak otoritas seperti pemerintah atau bank sentral. 

Meskipun begitu, beberapa negara sudah mulai membuat semacam regulasi dalam perdagangan mata uang kripto, salah satunya Indonesia. Pemerintah RI melalui Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) memperbolehkan masyarakat membeli mata uang kripto (yang terdaftar dan terkurasi) sebagai penyimpan kekayaan. Namun, kamu masih belum bisa menggunakannya sebagai alat tukar secara legal. 

Ke depannya, pemerintah berencana akan membuka bursa kripto. Meskipun tidak bisa mengontrol harga, pemerintah bisa memberikan regulasi dari sisi lain seperti pembatasan pembelian.

Tips investasi crypto yang fluktuatif

Harga crypto memang fluktuatif. Sebagai investor, tentunya kita harus paham bagaimana cara mengantisipasinya supaya bisa meminimalisir kerugian. Simak beberapa tips berikut ini, yuk!

Pantau perkembangan berita seputar mata uang kripto

Berhubung harga crypto sangat dipengaruhi oleh sentimen pasar dan pemberitaan, maka sudah sewajarnya investor perlu selalu memantau perkembangannya baik di sosial media ataupun kanal berita resmi. Kamu bisa berlangganan email kanal berita tepercaya seperti CNBC, CNN, atau NBC. Selain itu, pastikan juga kamu mengikuti sosial media tokoh berpengaruh seperti Elon Musk.

Pelajari dulu asal usul mata uang

Sejarah dan asal usul mata uang kripto sangat penting untuk kita pahami, karena dari situlah kita bisa yakin akan keberlangsungan aset tersebut. Jika mata uang dikelola oleh orang yang kompeten, bertujuan baik, dan dibangun dengan sistem aman, tentunya usia mata uang juga akan lebih panjang.

Amati tren harga dalam periode tertentu

Kamu juga bisa mengamati tren harga mata uang kripto dalam periode tertentu. Misalnya, selama 3 bulan terakhir ini, apakah harganya membentuk tren tertentu? Jika ya, berapa harga puncak dan harga terbawahnya? Informasi seperti ini bakal membantu kamu buat memperkirakan kapan kamu harus membeli dan kapan harus menjualnya.

Itulah beberapa informasi tentang penyebab harga crypto fluktuatif. Saat ingin masuk ke instrumen investasi baru, ada baiknya kita mengenal produknya dengan baik beserta risiko apa saja yang ada di dalamnya. Selamat berinvestasi!

Mengapa Harga Crypto Fluktuatif? Ini Alasannya Menurut Ahli!
by Nona dari Nanovest

0 comments


Artikel lainnya

Jun 11, 2024
0 Comments

Weekly Insight – Week l June 2024

Weekly Insight – Week l June 2024
byKiki A. Ramadhan
Jun 3, 2024
0 Comments

Weekly Insight – Week V May 2024

Weekly Insight – Week V May 2024
byKiki A. Ramadhan
Mei 27, 2024
0 Comments

Weekly Insight – Week IV May 2024

Weekly Insight – Week IV May 2024
byKiki A. Ramadhan
Mei 20, 2024
0 Comments

Weekly Insight – Week III May 2024

Weekly Insight – Week III May 2024
byKiki A. Ramadhan
Mei 20, 2024
0 Comments

Weekly Insight – Week Il May 2024

Weekly Insight – Week Il May 2024
byKiki A. Ramadhan