Bitcoin Derivatif Masih Menguasai Pasar! Apa yang Bisa Memicu Lonjakan Baru?

Derivatif masih mendominasi Bitcoin meskipun euforia 2024 mereda. Apakah ada katalis yang bisa mendorong perdagangan leverage kembali melesat?

article author image

MFeb 12, 2025

article cover image

Seiring dengan harga Bitcoin (BTC) yang berfluktuasi antara $94.000 hingga $100.000 di awal 2025, keseimbangan antara perdagangan spot dan derivatif terus berkembang. Meskipun derivatif masih mendominasi transaksi Bitcoin, dengan volume harian mendekati 1 juta BTC, lonjakan ekstrem seperti yang terjadi pada tahun 2024 mulai mereda.

Para trader tetap aktif dalam perdagangan spekulatif, menggunakan futures dan opsi untuk menghadapi kondisi pasar yang lebih stabil. Namun, dengan aktivitas yang lebih terukur dibandingkan tahun lalu, muncul pertanyaan sebenarnya apa yang dapat memicu kembalinya dominasi derivatif seperti puncak euforia 2024?

Bitcoin Stabil, Trader Beralih ke Derivatif untuk Spekulasi

Sejak awal 2025, Bitcoin belum mengalami pergerakan eksplosif seperti di akhir 2024 ketika harga melesat dari $70.000 ke lebih dari $100.000 dalam waktu singkat. Saat ini, volatilitas lebih terkendali, dengan harga bertahan di kisaran $94.000 - $100.000 pada Januari dan Februari.

Kondisi ini membuat banyak trader lebih memilih derivatif seperti futures dan opsi untuk mengambil keuntungan dari fluktuasi jangka pendek, dibandingkan membeli Bitcoin secara langsung di pasar spot.

Data juga menunjukkan bahwa aktivitas derivatif kini lebih stabil, tidak lagi mengalami lonjakan ekstrem yang sebelumnya bisa mencapai lebih dari 2 juta BTC dalam kontrak berjangka pada pertengahan 2024.

Bahkan ketika Bitcoin sempat turun cepat dari $105.000 ke $95.000, volume derivatif tetap lebih terukur dibandingkan dengan lonjakan spekulatif di tahun sebelumnya. Ini mengindikasikan bahwa meskipun minat spekulasi tetap tinggi, trader mulai lebih berhati-hati, kemungkinan karena harga BTC yang sudah cukup tinggi setelah reli panjang di akhir 2024.

Volume Spot Bitcoin Masih Menunjukkan Aktivitas Signifikan

Meskipun masih kalah dari derivatif, volume perdagangan spot BTC tetap mengalami lonjakan signifikan pada momen-momen tertentu.

Setiap kali terjadi penurunan harga mendadak atau reli singkat, volume spot sering kali melonjak ke kisaran 100.000 hingga 500.000 BTC dalam sehari.

Fenomena ini menunjukkan bahwa banyak trader masih tertarik untuk memiliki Bitcoin secara langsung, terutama ketika melihat peluang untuk membeli di harga rendah atau menjual saat terjadi lonjakan tiba-tiba.

Namun, karena harga Bitcoin saat ini masih berada dekat level tertinggi historis, beberapa investor tampaknya lebih berhati-hati untuk melakukan pembelian besar di pasar spot, dan lebih memilih untuk memanfaatkan pergerakan harga kecil melalui margin trading atau futures.

Tren yang terjadi di awal 2025 mencerminkan pasar Bitcoin yang lebih matang dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Banyak trader kini lebih memilih mengekspresikan pandangan jangka pendek mereka melalui opsi dan futures, yang membutuhkan modal lebih sedikit dibandingkan pembelian langsung di pasar spot.

Rasio perdagangan spot terhadap derivatif lebih seimbang dibandingkan periode puncak spekulasi di 2024, menunjukkan bahwa ekses perdagangan leverage mulai mereda.

Namun, ini tidak berarti minat terhadap derivatif menurun secara permanen. Jika ada pemicu kuat yang muncul, seperti persetujuan regulasi baru, lonjakan permintaan institusional, atau peristiwa makroekonomi, volume derivatif dapat kembali melesat jauh melebihi pasar spot.

Tahun lalu, derivatif sempat mendominasi pasar Bitcoin dengan selisih yang sangat besar, terutama saat harga melonjak dari $70.000 ke lebih dari $100.000. Data ini mengingatkan kita bahwa jika ada katalis kuat, dominasi derivatif bisa kembali meningkat tajam.

Namun untuk saat ini, gambaran awal 2025 menunjukkan pasar yang lebih stabil, dengan trading yang masih didominasi leverage tetapi dalam volume yang lebih moderat dibandingkan puncak tahun sebelumnya.

Nanovest News v3.23.2