Harga Bitcoin Turun Lagi , Akankah $90K Berubah Menjadi Resistance Atau Support?
Kondisi makroekonomi yang menguntungkan dan potensi peluncuran cadangan kripto strategis AS dapat membantu Bitcoin membalikkan $90.000 untuk mendukung.

Albert • Mar 4, 2025

Harga Bitcoin Anjlok ke $89.250, Pasar Panik Akibat Kebijakan Tarif China
Bitcoin (BTC) mengalami penurunan tajam dari $93.700 menjadi $89.250 dalam waktu kurang dari satu jam pada 3 Maret, menghapus setengah dari keuntungan yang diperoleh sehari sebelumnya. Kejatuhan ini memicu kepanikan di kalangan investor, terutama setelah indeks berjangka S&P 500 turun 1% akibat respons China terhadap tarif impor tambahan 10% yang diberlakukan oleh Amerika Serikat.
Meskipun aksi jual besar-besaran terjadi, peluang Bitcoin untuk kembali ke level $90.000 masih terbuka. Pada 2 Maret, mantan Presiden AS Donald Trump menyebut bahwa Bitcoin dan Ethereum (ETH) akan menjadi bagian penting dari cadangan aset digital negara. Ia juga berjanji akan mengungkapkan lebih banyak detail dalam KTT kripto pemerintah yang dijadwalkan pada 7 Maret.
Ekspektasi Berlebihan dan Dampaknya terhadap Harga Bitcoin
Penurunan harga Bitcoin pada 3 Maret sebagian besar dipicu oleh ekspektasi tinggi yang dipicu oleh pernyataan Trump di akhir pekan. Investor dengan cepat menyadari bahwa rencana tersebut akan menghadapi tantangan birokrasi, seperti proses persetujuan yang panjang dan persetujuan dari Kongres. Selain itu, masih ada ketidakpastian apakah pemerintah benar-benar akan membeli aset kripto sebagai bagian dari rencana ini.
Analis blockchain dari Nansen, Aurelie Barthere, sebelumnya memperkirakan bahwa lonjakan Bitcoin hingga $94.500 selama akhir pekan tidak akan bertahan lama. Kenaikan 21% dari titik terendah $78.300 pada 28 Februari dianggap berlebihan di tengah ketidakpastian ekonomi global dan perang tarif yang masih berlangsung.
Dampak Kebijakan China terhadap Ekonomi AS dan Bitcoin
China mengumumkan akan membalas kebijakan tarif Trump dengan menargetkan ekspor AS seperti kedelai dan mineral langka. Langkah ini berpotensi meningkatkan harga pangan dan teknologi, mengganggu rantai pasokan, serta menekan pendapatan sektor pertanian, yang menurut para ekonom dapat mengurangi PDB AS antara 0,3% hingga 1,3%.
Manajer hedge fund, Anthony Scaramucci, memperingatkan bahwa jika ketegangan semakin meningkat, investor perlu bersiap menghadapi dampak ekonomi yang lebih besar.
James "MetaLawMan" Murphy, seorang pengacara spesialis hukum kripto, menyatakan bahwa meskipun Kongres menyetujui pembentukan cadangan aset digital, sumber pendanaannya masih menjadi pertanyaan besar. Kemungkinan besar, pemerintah hanya akan menunda penjualan aset kripto—sebuah langkah yang dampaknya terhadap pasar relatif kecil.
Kekecewaan Pasar terhadap Strategi Investasi Michael Saylor
Kekhawatiran lain datang dari pengumuman Michael Saylor pada 2 Maret bahwa Strategy (sebelumnya MicroStrategy) tidak menerbitkan saham baru atau menambah kepemilikan BTC di luar 499.096 unit dalam seminggu terakhir. Sejumlah investor berharap perusahaan akan memanfaatkan penurunan harga Bitcoin untuk menambah kepemilikan, meskipun tidak ada indikasi jelas mengenai rencana tersebut.
Trader kripto RunnerXBT mengungkapkan kekecewaannya karena Strategy sebelumnya membeli Bitcoin senilai $2 miliar dengan harga rata-rata sekitar $97.500, tetapi tidak melakukan aksi beli saat harga turun ke kisaran $80.000. Menurut analisnya, pembelian Bitcoin oleh Strategy di atas $95.000 justru bisa berdampak negatif pada pasar, karena kenaikan yang terjadi sebelumnya hanya berlangsung dalam jangka pendek.
Prospek Bitcoin: Masih Berpotensi Mencapai $95.000
Meskipun ketidakpastian ekonomi global meningkat, Bitcoin masih memiliki peluang untuk kembali ke level $90.000. Strategy diperkirakan akan terus mengakumulasi BTC melalui pendanaan utang dan penerbitan saham senilai $42 miliar. Michael Saylor sendiri tidak pernah mencoba menyesuaikan waktu pasar dalam membeli Bitcoin, sehingga kemungkinan besar akuisisi akan tetap berlanjut terlepas dari harga saat ini.
Sementara itu, rencana pembentukan cadangan aset digital pemerintah masih memiliki ketidakpastian dalam hal waktu pelaksanaannya. Namun, dalam jangka panjang, langkah ini diperkirakan akan berdampak positif terhadap harga Bitcoin. BTC secara historis menunjukkan pertumbuhan yang kuat dalam kondisi di mana investor meragukan valuasi pasar saham atau adanya potensi koreksi di sektor properti. Dengan kondisi ini, peluang Bitcoin menembus $95.000 dalam waktu dekat masih cukup besar.