Harga Previous
Cari tahu apa itu Harga Previous, fungsi, contoh, cara kerja dan berbagai hal lainnya yang saling berkaitan hanya di Kamus Investasi Nanovest

Kiki • Mar 12, 2025

Memahami Harga Previous dalam Dunia Investasi
Dalam dunia investasi, banyak istilah yang perlu dipahami untuk memastikan kita bisa membuat keputusan investasi yang tepat.
Salah satu istilah penting yang sering digunakan adalah Harga Previous atau sering disebut juga dengan harga penutupan sebelumnya (previous closing price).
Meski terdengar sederhana, pemahaman terhadap istilah ini bisa sangat membantu dalam menganalisis pergerakan harga aset, baik itu saham, obligasi, komoditas, maupun instrumen keuangan lainnya.
Artikel ini akan membahas secara mendalam tentang apa itu harga previous, fungsinya, serta bagaimana investor dapat menggunakannya dalam strategi investasi.
Apa Itu Harga Previous?
Harga Previous merujuk pada harga terakhir suatu aset keuangan sebelum pasar tutup pada hari perdagangan sebelumnya.
Dengan kata lain, harga ini adalah angka yang tercatat pada akhir sesi perdagangan terakhir sebelum pasar dibuka kembali keesokan harinya.
Misalnya, jika saham sebuah perusahaan ditutup di harga Rp1.000 pada hari Senin, maka harga Rp1.000 ini disebut sebagai harga previous untuk perdagangan di hari Selasa.
Harga previous biasanya tersedia di laporan perdagangan harian, aplikasi investasi, atau platform trading dan menjadi salah satu indikator utama dalam analisis pergerakan harga.
Fungsi Harga Previous dalam Investasi
Harga Previous memiliki beberapa fungsi penting dalam investasi, di antaranya:
Sebagai Acuan Awal Pergerakan Harga Harga previous memberikan gambaran awal tentang bagaimana harga suatu aset berubah dari waktu ke waktu.
Ketika pasar dibuka, harga pertama yang tercatat biasanya dibandingkan dengan harga previous untuk menentukan apakah terjadi kenaikan (gap up) atau penurunan (gap down) harga.
Mengukur Kinerja Pasar Dengan membandingkan harga penutupan sebelumnya dengan harga saat ini, investor dapat mengevaluasi bagaimana sentimen pasar terhadap suatu aset.
Pergerakan naik atau turun dari harga previous sering mencerminkan ekspektasi investor terhadap kondisi ekonomi, perusahaan, atau berita tertentu.
Dasar untuk Analisis Teknikal Dalam analisis teknikal, harga previous digunakan sebagai salah satu titik data untuk menghitung indikator seperti rata-rata bergerak (moving average), level support dan resistance, serta pola grafik.
Data ini membantu investor memprediksi pergerakan harga di masa depan.
Penentu Harga Pembukaan (Opening Price) Harga previous sering menjadi dasar dalam menentukan harga pembukaan pada hari perdagangan berikutnya, terutama di pasar yang memiliki mekanisme prapembukaan seperti Bursa Efek Indonesia (BEI).
Bagaimana Investor Menggunakan Harga Previous?
Investor dapat memanfaatkan harga previous dalam beberapa cara berikut:
Melakukan Analisis Perbandingan Investor sering membandingkan harga pembukaan dengan harga previous untuk melihat apakah pasar bergerak dalam tren bullish (harga naik) atau bearish (harga turun) di awal perdagangan.
Menggunakan untuk Strategi Gap Trading Strategi gap trading adalah salah satu metode yang bergantung pada selisih antara harga pembukaan dengan harga previous.
Jika terdapat gap yang signifikan, investor dapat memanfaatkan momen ini untuk masuk atau keluar dari pasar.
Mengidentifikasi Pola Harga Harga previous dapat menjadi penanda dalam mengidentifikasi pola harga, seperti candlestick pattern, yang membantu memprediksi arah pergerakan pasar selanjutnya.
Menganalisis Sentimen Pasar Selisih antara harga penutupan terakhir dan harga pembukaan dapat mencerminkan sentimen pasar.
Misalnya, kenaikan signifikan dari harga previous menunjukkan optimisme investor, sementara penurunan mencerminkan kekhawatiran.
Contoh Penggunaan Harga Previous
Untuk memahami lebih jelas, berikut adalah ilustrasi penggunaan harga previous:
Saham PT ABC ditutup pada harga Rp1.000 pada hari Senin.
Pada hari Selasa, saham tersebut dibuka di harga Rp1.020.
Selisih Rp20 ini menunjukkan bahwa ada peningkatan minat beli di pasar yang menyebabkan harga naik.
Investor dapat melihat perubahan ini sebagai sinyal bullish, terutama jika diikuti oleh volume perdagangan yang tinggi.
Harga Previous adalah salah satu komponen penting dalam dunia investasi yang sering digunakan oleh investor untuk menganalisis pergerakan harga aset.
Dengan memahami konsep ini, investor dapat lebih mudah membaca tren pasar, mengambil keputusan yang lebih baik, dan merancang strategi investasi yang efektif.
Sebagai bagian dari kamus investasi, istilah ini menunjukkan betapa pentingnya informasi historis dalam mendukung analisis pasar.
Oleh karena itu, setiap investor, baik pemula maupun profesional, sebaiknya selalu memanfaatkan data harga previous sebagai salah satu alat bantu dalam perjalanan investasi mereka.
Mulai perjalanan investasimu sekarang bersama Nanovest! Hanya dengan Rp5.000, kamu sudah bisa berinvestasi di lebih dari 2.000 aset kripto, saham AS, dan emas digital.
Semua transaksi dijamin aman, praktis, dan terpercaya, sesuai dengan komitmen kami, #AmanSamaNano. Jadi tunggu apa lagi segera download aplikasi Nanovest hari ini dan wujudkan mimpi finansialmu dengan cara yang mudah dan aman!