Transaksi Bursa
Cari tahu apa itu Transaksi Bursa, fungsi, contoh, cara kerja dan berbagai hal lainnya yang saling berkaitan hanya di Kamus Investasi Nanovest.

Kiki • Mar 27, 2025

Apa Itu Transaksi Bursa?
Transaksi Bursa: Pengertian, Jenis, dan Mekanisme Perdagangan Saham
Pengertian Transaksi Bursa
Transaksi bursa adalah aktivitas jual beli efek yang dilakukan di pasar modal melalui mekanisme yang telah ditetapkan oleh bursa efek. Efek yang diperdagangkan dapat berupa saham, obligasi, reksa dana, atau derivatif lainnya.
Transaksi ini dilakukan melalui perantara yang disebut dengan perusahaan sekuritas yang telah mendapatkan izin dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
Jenis-Jenis Transaksi Bursa
Dalam dunia pasar modal, terdapat beberapa jenis transaksi bursa yang umum dilakukan oleh investor, yaitu:
Transaksi Reguler** Transaksi reguler merupakan jenis transaksi yang paling umum dilakukan di pasar saham. Penyelesaian transaksi ini mengikuti aturan settlement yang berlaku, yaitu menggunakan mekanisme T+2 (dua hari setelah transaksi dilakukan).
Artinya, setelah transaksi pembelian atau penjualan dilakukan, penyelesaian pembayaran dan penyerahan efek akan diselesaikan dalam dua hari kerja.
Transaksi Tunai** Transaksi tunai adalah transaksi jual beli saham yang penyelesaiannya dilakukan pada hari yang sama (T+0). Jenis transaksi ini biasanya dilakukan oleh investor yang membutuhkan pencairan dana dengan cepat atau ingin langsung mendapatkan kepemilikan saham tanpa menunggu proses settlement reguler.
Transaksi Negosiasi** Transaksi negosiasi merupakan transaksi yang dilakukan di luar sistem perdagangan reguler bursa, tetapi masih dalam pengawasan otoritas bursa.
Biasanya, transaksi ini dilakukan dengan kesepakatan antara dua pihak terkait harga dan jumlah saham yang diperdagangkan. Transaksi ini sering digunakan dalam skenario akuisisi atau pemindahan saham dalam jumlah besar.
Transaksi Derivatif** Selain saham dan obligasi, bursa efek juga menyediakan perdagangan derivatif seperti opsi dan futures. Instrumen ini memberikan fleksibilitas bagi investor untuk melakukan lindung nilai (hedging) atau berspekulasi terhadap pergerakan harga saham di masa depan.
Short Selling** Short selling adalah transaksi di mana investor menjual saham yang belum dimilikinya dengan harapan harga saham tersebut akan turun. Setelah harga turun, investor membeli kembali saham tersebut dengan harga lebih rendah dan mendapatkan keuntungan dari selisih harga jual dan beli.
Mekanisme Perdagangan Saham di Bursa
Untuk melakukan transaksi bursa, investor perlu memahami mekanisme perdagangan yang diterapkan di pasar modal. Berikut adalah tahapan dalam transaksi saham di bursa:
Pembukaan Rekening Efek**
Investor harus membuka rekening efek di perusahaan sekuritas yang telah terdaftar dan mendapatkan izin dari OJK. Rekening ini digunakan untuk menyimpan dana serta mencatat kepemilikan efek investor.
Penyetoran Dana dan Pemilihan Saham**
Sebelum membeli saham, investor perlu menyetorkan dana ke rekening efek mereka. Setelah itu, investor bisa memilih saham yang ingin dibeli berdasarkan analisis fundamental maupun teknikal.
Pelaksanaan Order di Bursa**
Investor dapat memasukkan order beli atau jual melalui aplikasi trading yang disediakan oleh sekuritas. Order tersebut akan masuk ke sistem perdagangan bursa untuk dicocokkan dengan order lain yang sesuai.
Penyelesaian Transaksi (Settlement)**
Setelah transaksi terjadi, proses settlement dilakukan berdasarkan mekanisme yang berlaku. Untuk transaksi reguler, penyelesaian dilakukan dalam waktu T+2, sementara transaksi tunai diselesaikan pada hari yang sama.
Faktor yang Mempengaruhi Transaksi Bursa
Beberapa faktor yang dapat mempengaruhi transaksi di bursa efek antara lain:
Kondisi Ekonomi Makro**: Inflasi, suku bunga, dan pertumbuhan ekonomi dapat mempengaruhi keputusan investasi di pasar saham.
Kinerja Perusahaan**: Laporan keuangan, laba bersih, dan strategi bisnis suatu perusahaan dapat menentukan minat investor terhadap sahamnya.
Sentimen Pasar**: Berita global, kondisi politik, dan kebijakan pemerintah dapat mempengaruhi psikologi investor dan pergerakan harga saham.
Regulasi dan Kebijakan Bursa**: Perubahan aturan dalam perdagangan saham seperti batas auto rejection dan margin trading dapat mempengaruhi aktivitas transaksi di bursa.
Transaksi bursa merupakan bagian penting dari ekosistem pasar modal yang memungkinkan investor untuk membeli dan menjual efek dengan mekanisme yang telah diatur oleh bursa efek.
Dengan memahami jenis transaksi, mekanisme perdagangan, dan faktor yang mempengaruhi pasar, investor dapat membuat keputusan investasi yang lebih bijak dan mengoptimalkan strategi mereka di pasar modal.