Meta Luncurkan AI Sosial di Eropa: Tantang ChatGPT Lewat Integrasi di Aplikasi Populer

Meta AI memasuki pasar Eropa dengan fitur percakapan kontekstual, pencarian konten, dan integrasi grup chat. Kini pengguna bisa mengakses AI langsung dari aplikasi Meta favorit.

article author image

KikiMar 21, 2025

article cover image

Setelah dua tahun mendominasi pasar Amerika Serikat dan menorehkan jejak di berbagai wilayah dunia, Meta AI kini resmi mendarat di benua Eropa. Dalam langkah yang dinilai strategis dan penuh tantangan regulasi, Meta mengumumkan peluncuran asisten digitalnya di enam bahasa utama Eropa, dan akan terintegrasi langsung di aplikasi yang sudah akrab di tangan miliaran pengguna: Facebook, Instagram, WhatsApp, dan Messenger.

Langkah ini bukan sekadar ekspansi, melainkan bagian dari strategi besar Meta untuk memperkuat cengkeramannya di ranah AI percakapan pasar yang kini diperebutkan oleh OpenAI (ChatGPT), Google (Gemini), dan Anthropic (Claude).

Dari AI Eksperimental ke Asisten Harian

Meta tidak bermain setengah hati. Meta AI hadir bukan sebagai aplikasi terpisah, melainkan terintegrasi mulus dalam ekosistem sosial yang sudah ada. Cukup cari ikon biru baru, tap, dan pengguna bisa langsung memulai percakapan dengan asisten pintar ini.

Dalam peluncuran awal, pengguna dapat:

  • Bertanya atau mencari informasi secara cepat dalam percakapan

  • Mengundang Meta AI dalam grup untuk merencanakan perjalanan atau diskusi santai

  • Menemukan konten yang relevan seperti reels, post teman, atau bahkan hasil pencarian web dalam satu tempat

Semua ini dilakukan dengan pendekatan kontekstual yang mengedepankan kemudahan dan kecepatan akses, menyatu dalam perilaku digital harian pengguna.

Jalan Berliku Menuju Eropa

Meski Meta AI sudah aktif sejak 2023 di AS, ekspansi ke Eropa sempat tertunda akibat kompleksitas regulasi Uni Eropa terkait privasi data dan transparansi AI. General Data Protection Regulation (GDPR) menuntut tingkat akuntabilitas tinggi atas penggunaan dan penyimpanan data pengguna.

Namun Meta tampaknya telah menemukan cara melewati ranjau-ranjau hukum tersebut. Sumber internal menyebut bahwa peluncuran ini telah melewati konsultasi panjang dengan lembaga regulator, serta menerapkan pendekatan privasi berbasis data minimization dan on-device processing dalam beberapa skenario.

Efek Domino di Pasar AI

Kehadiran Meta AI di Eropa bukan hanya soal layanan baru bagi pengguna, tapi sinyal kuat bagi pasar. Menurut laporan Statista 2025, penetrasi pengguna aplikasi perpesanan Meta di Eropa masih mendominasi dengan WhatsApp di atas 80% di sebagian besar negara.

Dengan menanamkan AI langsung ke dalam platform ini, Meta secara otomatis mendapatkan jutaan pengguna dalam hitungan minggu sebuah lompatan distribusi yang sulit disaingi oleh pemain lain yang masih mengandalkan aplikasi terpisah.

Bagi investor dan pengamat industri, ini bisa menjadi katalis baru bagi saham Meta (NASDAQ: META), terutama karena integrasi AI bukan hanya mendongkrak engagement, tapi juga membuka pintu monetisasi baru seperti iklan kontekstual berbasis interaksi AI.

Persaingan Memanas Siapa Paling “Manusia”?

Dengan banyaknya pilihan asisten AI di pasar, pertanyaannya kini bergeser: siapa yang paling human-centric? Meta berupaya menjawab ini dengan fokus pada sosialitas. Di mana ChatGPT unggul dalam jawaban faktual, Meta AI mengklaim keunggulan dalam konteks sosial menjadi teman ngobrol, pencari konten, hingga penengah debat di grup WhatsApp.

Dalam roadmap ke depan, Meta menjanjikan fitur-fitur seperti AI yang bisa mengingat preferensi pengguna, personalisasi percakapan, dan kemampuan kreatif melalui AI Studio, yang sudah lebih dulu diuji di pasar AS.

Refleksi Era AI Sosial Sudah Dimulai

Meta AI di Eropa bukan sekadar peluncuran fitur, ini adalah awal dari babak baru dalam interaksi sosial digital. Jika sebelumnya media sosial hanya tentang sharing, kini AI mengubahnya menjadi co-experiencing berbagi, sambil berpikir, bertanya, dan menciptakan bersama.

Dengan pendekatan ini, Meta sedang membentuk ulang bagaimana kita akan terhubung, tidak hanya dengan teman, tapi juga dengan teknologi yang semakin aware akan kebutuhan kita.

Nanovest News v3.23.2