Berikut Daerah Penghasil Emas di Indonesia dengan Cadangan Emas yang Melimpah

Artikel ini akan membahas daerah di Indonesia yang menjadi penghasil emas dengan cadangan emas melimpah, yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia.

article author image

AjengMar 5, 2025

article cover image

Kekayaan sumber daya alam Indonesia termasuk tambang emas yang menjadi salah satu aset pentingnya. Berdasarkan informasi dari gold.org, Indonesia menduduki peringkat ke-9 sebagai negara penghasil emas terbesar di dunia.

Menurut data dari Direktorat Jenderal Mineral dan Batubara (Ditjen Minerba) Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), produksi emas Indonesia mencapai 109 ton pada tahun 2019 dan meningkat menjadi sekitar 117,5 ton pada tahun 2021.

Lalu, daerah mana saja yang menjadi penghasil emas di Indonesia? Berikut daftar daerah penghasil emas dari berbagai provinsi yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia.

  1. Provinsi Papua Tengah

Terdapat dua tambang emas di provinsi Papua Tengah, yakni pertambangan Grasberg dan pertambangan baru yang dikenal dengan nama Deep Mill Level Zone.

1) Pertambangan Grasberg

Tambang emas terbesar di Indonesia terletak di Mimika, Papua, yang dikenal sebagai pertambangan Grasberg yang dikelola oleh PT. Freeport. Menghasilkan sekitar 240 kilogram emas setiap hari, dan cadangan emas di wilayah ini diperkirakan mencapai 1,76 juta ton. Tidak hanya emas, Grasberg juga menyimpan uranium yang merupakan salah satu bahan tambang bernilai fantastis.

2) Pertambangan Deep Mill Level Zone

Deep Mill Level Zone merupakan tambang emas bawah tanah di Papua, merupakan salah satu tambang emas yang beroperasi di wilayah tersebut. Dikembangkan sejak tahun 2016, tambang ini diperkirakan akan terus beroperasi hingga tahun 2040.

Setelah divestasi saham PT. Freeport, pengelolaan Deep Mill Level Zone (DMLZ) beralih ke PT. Inalum. Berbeda dengan Grasberg yang masih dikelola oleh Freeport, DMLZ menghasilkan 548,8 ribu ons emas pada tahun 2021.

  1. Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB)

Terdapat dua tambang emas di provinsi NTB, yakni pertambangan Batu Hijau dan pertambangan Dompu.

1) Pertambangan Batu Hijau, Sumbawa

Keindahan sabana dan stepa Sumbawa berpadu dengan kekayaan alamnya, termasuk cadangan emas terbesar kedua di Indonesia yang terletak di tambang Batu Hijau, NTB.

Tambang ini memiliki cadangan emas 2,7 juta ton dan produksi 4,12 juta ons pada tahun 2020.

Tambang Batu Hijau dikelola oleh PT Amman Mineral Nusa Tenggara, bagian dari PT. Merdeka Copper Gold, Tbk. Selain emas, mereka juga menghasilkan banyak tembaga, yaitu 4,47 miliar pon pada tahun 2020.

2) Pertambangan Dompu

Tambang Dompu, yang dikelola oleh PT. Sumbawa Timur Mining, merupakan salah satu tambang emas yang berlokasi di Provinsi NTB. Mengingat potensi emas NTB yang mencapai 507 juta ton, tambang yang tergolong baru ini diperkirakan memiliki cadangan emas yang cukup besar.

  1. Provinsi Maluku Utara

Terletak di Halmahera, Maluku Utara, tambang emas Gosowong merupakan penghasil emas terbesar ketiga di Indonesia.

Dengan perkiraan cadangan emas sebesar 26,9 juta ons, tambang emas Gosowong dikelola oleh PT. Nusa Halmahera Minerals merupakan salah satu tambang yang telah beroperasi sejak lama, yaitu sejak tahun 1996.

Selain Gosowong, Maluku Utara juga memiliki tambang emas lain, yaitu Ngailamo dan Sesewet, yang diperkirakan memiliki cadangan emas yang berlimpah.

  1. Provinsi Kalimantan Tengah

Terletak di desa Pujon, Kalimantan Tengah, terdapat pertambangan yang menyimpan cadangan emas melimpah, mencapai 40 juta ton. Selain emas, wilayah ini juga memiliki potensi sumber daya perak yang signifikan, dengan cadangan diperkirakan mencapai 16 juta ton.

  1. Provinsi Jawa Timur

Beroperasi sejak tahun 2017, tambang emas Tujuh Bukit di Banyuwangi masih menyimpan cadangan emas sekitar 28 juta ons. Luas tambang ini mencapai 992 kilometer persegi.

Saat ini, tambang emas Tujuh Bukit dioperasikan oleh PT. Bumi Suksesindo Tbk, bagian dari PT. Merdeka Copper Gold Tbk. Menariknya, PT. BSI menerapkan teknologi heap leach yang ramah lingkungan dan melakukan revitalisasi lahan bekas tambang secara bertahap.

  1. Provinsi Jawa Barat

Terletak di kecamatan Nanggung, Kabupaten Bogor, pertambangan Gunung Pongkor merupakan salah satu penghasil emas terbesar di Indonesia.

Dikelola oleh PT. Aneka Tambang, tambang ini telah beroperasi sejak tahun 1989 dan menghasilkan sekitar 2 ton emas setiap tahunnya. Luasnya mencapai 6.042 hektar, menjadikannya salah satu yang terluas di Indonesia.

  1. Provinsi Sumatera Utara

Tambang Martabe yang berada di Tapanuli Selatan dikelola oleh PT. Agincourt Resource dan menghasilkan 391 ribu ons emas pada tahun 2021.

Tambang ini sangat luas, mencapai 1.303 kilometer persegi, dan sudah beroperasi sejak tahun 2008. Rencananya, tambang ini akan terus beroperasi sampai tahun 2034, karena tambang ini diperkirakan memiliki cadangan emas sekitar 135 ton.

  1. Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam

Aceh merupakan salah satu provinsi penghasil emas terbesar di Indonesia. Beberapa daerah di NAD yang menghasilkan emas dalam jumlah besar adalah Bener Meriah dan Meulaboh.

  1. Provinsi Gorontalo

Di bawah pengelolaan PT. Merdeka Copper Gold Tbk, tambang emas Pani yang berada di Pohuwato merupakan yang terbaru. Pada Februari 2023, diperkirakan cadangan emasnya mencapai 6,35 juta ons.

Sebagai tambang emas terbaru, Zona Baganite yang terletak di area yang belum diuji sejak tahun 1982 ini diperkirakan akan menjadi salah satu yang terbesar di Indonesia jika mulai beroperasi pada akhir tahun 2023.

  1. Provinsi Sulawesi Utara

Sulawesi memiliki beberapa daerah penghasil emas terbesar di Indonesia, salah satunya adalah Toka Tindung Gold Project di Sulawesi Utara. Selain lokasi ini, pulau ini juga menyimpan potensi emas di daerah lain seperti tambang emas Luwu di Sulawesi Selatan dan tambang Arci di Manado.

Emas telah lama dikenal sebagai aset safe haven atau tempat berlindung yang aman bagi para investor di tengah gejolak ekonomi dan ketidakpastian pasar keuangan. Nilai emas cenderung stabil, dan bahkan meningkat saat nilai aset lain seperti saham dan properti mengalami penurunan. Inilah saatnya kamu untuk mulai berinvestasi emas!

Nanovest Gold merupakan produk investasi emas digital yang tersedia dalam fitur aplikasi non-crypto. Produk investasi ini merupakan hasil kerja sama antara Nanovest dengan Treasury.id, dan dipastikan aman karena sudah mendapatkan izin dari regulator.

Meskipun berinvestasi secara digital, kamu bisa menggunakan fitur cetak emas lho! Jadi kamu bisa menerima emas dalam bentuk fisik dan diantarkan ke alamatmu dengan aman karena telah diasuransikan oleh Asuransi Sinarmas #AmansamaNano.

Apabila kamu investor pemula, emas menjadi instrumen investasi yang sangat disarankan, lho! Kamu bisa mulai investasi emas melalui platform investasi terpercaya yakni Nanovest!

Unduh aplikasinya sekarang juga!

Nanovest News v3.23.2